Film Tanah Air Perebut Penghargaan Internasional

Film Tanah Air Perebut Penghargaan Internasional

Film Tanah Air Perebut Penghargaan Internasional – Pengharagaan menjadi sebuah symbol bahwa kerja keras kita telah dihargai oleh suatu organisasi atau diakui oleh banyak orang. Ileh karena itu, tidak sedikit orang yang menekini bidang kerjanya dengan sungguh-sungguh karena merasa ingin diakui oleh banyak orang atas kerja kerasnya. Pengharaan tidak harus selalu berwujud dalam bentuk piala atau piagam saja. Dalam suatu organisasi sekolah, saat anda memnangkan suatu lomba tentunya akan memperoleh suatu penghargaan. Pengharaan juga bisa berbentuk hal lain, seperti diakui oleh masyarakat dan dihormati karena kerja kerasnya. Namun banyak juga yang tidak segan untuk menerima bentuk penghargaan dalam piala atau piagam. Semua itu tergantung keputusan masyarakat dan juga individu masing – masing. Membahas soal penghargaan, tentu anda tidak asing dengan penghargaan pada sebuah film.

Penghargaan pada sebuah film, menandakan bahwa sutradara telah sukses membawakan film tersebut dalam layar lebar dan diterima oleh banyak masyarakat. Tidak heran jika banyak sutradara atau pembuat film berlomba-lomba mengembangkan film yang disutradarainya ataupun garapannya agar bisa diterima masyarakat dan kerja kerasnya diakui dalam bentuk penghargaan. Selain itu, dengan mendapat banyak penghargaan dalam banyak film, menandakan suatu tingkat kepercayaan yang tinggi bagi sutradara atau pembuat film. Penghargaan memang sangat diperlukan sebagai wujud eksistensi dari hasil kerja keras seseorang. Oleh karena itu, banyak yang saling berlomba untuk mendapatkan penghargaan. Baik dalam ranah nasional maupun internasional. Berbicara mengenai penghargaan film ranah internesional, tidak sedikit juga film tanah air yang bisa menembus penghargaan internasional. Apa saja film tersebut? Mari kita cek.

Salah satu film tanah air yang berhasil memenangkan penghargaan Tokyo Filmex International Film Festival pada tahun 2017 adalah “Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak”. Flm ini sukses membawa penghargaan dari festival film di Maroko, Polandia, Spanyol, dan Filipina. Film ini menceritakan sekawanan perampok yang suka bermain judi bola online yang kehabisan uang lalu berencana merampok sebuah rumah dan ternyata rumah yang ingin mereka rampok adalah rumah Marlina, Marlina sebagai pemeran utama dalam film tersebut. Adegan Marlina mengagalkan perampokan tersebut hingga membawa kepala para tersangka perampokan sekaligus yang telah dibunuhnya kedalam kantor polisi sampai pada babak pengakuan dari Marlina sebagai pemeran utama bagaimana bisa membunuh kawanan perampok tersebut. Film yang dibintangi oleh Marsha Timothy ini bahkan mengalahkan salah satu aktris Hollywood saat di festival film Spanyol dan dinobatkan sebagai aktris terbaik kala itu.

Film garapan tanah air yang tidak kalah bergengsinya dengan garapan Hollywood, adalah Athirah atau yang bisa disebut dengan Emma’ atau Mother. Film garapan anak bangsa ini menceritakan perjalanan hidup wanita tangguh, ibunda Yusuf Kalla yang diperankan oleh aktris papan atas Indonesia, Cut Mini Theo. Pada pelakonannya, Cut Mini Theo menerima panghargaan sebagai ‘Pemeran Utama Wanita Terbaik’ berkat aktingnya yang memukau banyak penonton.

Film ini berhasil membawa banyak piala dan penghargaan dalam kategori ‘Film Terbaik’, ‘Penulis Skenario Terbaik’, Pengarah Artistik Terbaik’, ‘Penata Busana Terbaik’, dan ‘Sutradara Terbaik.’ Bukan hanya itu saja, film yang dirilis tahun 2016 ini juga banyak menuai pujian bagus dari penonton dan berita dari luar Negeri.