Film Animasi Anak Bangsa Rebut Penghargaan Internsional

Film Animasi Anak Bangsa Rebut Penghargaan Internsional

Film Animasi Anak Bangsa Rebut Penghargaan Internsional – Perkembangan dalam dunia perfilman memang sangat menakjubkan. Dari proses pembuatan film yang dulu masih berupa hitam dan putih, kini sudah semakin modern dan semakin berwana tentunya. Tidak luput juga scenario atau latar cerita dalam film yang semual masih sedrhana, saat ini telah berkembang menjadi sangat beragam dam imajinatif. Film tidak hanya diperankan oleh dimainkan manusia saja, namun banyak film yang diperankan bukan manusia alias dibuat dengan komputer dan efeknya namun dalam proses pembutannya tersebut selalu dibuat oleh manusia dan terdapat scenario yang dibuat oleh sesorang atau bisa juga mengambil cerita yang sudah ada kemudia diceritakan kembali dalam bentuk film. Film tersebut akan dinamakan film animasi, karena hasil dari pembuatan komputer saja.

Sutradara membuat suatu film bukan hanya untuk dipertontonkan kepada masyarakat saja, tetapi sebagai suatu karya yang harus diberitahukan kepada masyarakat lainnya, mengenai hasil kerja keras dan karyanya tersebut. Bukan hanya itu saja, film juga berfungsi sebagai penyalur atau media perantara untuk menyampaikan pesan moran pada suatu cerita atau scenario. Jadi film tidak hanya akan menghibur saja tetapi juga dapat mendidik sebagai pembawa pesan moral. Mengenai penghargaan sendiri, bukan hanya film yang dibintangi oleh manusia saja, namun banyak juga film animasi yang mendapat penghargaan dalam berbagai kategori. Salah satu film animasi tanah air bangsa yang mendapat penghargaan bergengsi dari luar negeri adalah ‘Battle of Surabaya’.

Battle of Surabaya merupakan film animasi karya anak bangsa yang mendapat pujian dan penghargaan dari dunia animasi internsional dimana bisa disejajarkan dengan animasi buatan Disney. Penghargaan tersebut merupakan ajang Milan International Festival 2017 yang berlangsung di Italia dan diadakan dari tanggal 25 November – 2 Desember 2017. Film animasi Battle of Surabaya telah menyabet gelas sebagai ‘Film Animasi Terbaik’ saat fesitival penghargaan tersebut. Seperti yang sudah disebutkan, film animasi karya anak bangsa tersebut bisa disejajarkan dengan animasi buatan Disney, karena menyajikan film dengan jumlah animator yang banyak yaitu 180 animator terlibat dalam proses pembuatan animasi tersebut. Sang Sutradara, Aryanto Yuniawan mengangkat kembali cerita pertempuran di Surabaya pada tanggal 10 November 1945 dan menyajikannya dalam bentuk animasi. Meskipun disajikan dalam bentuk animasi, hiruk pikuk serta nasionalisme anak bangsa terpancar jelas dalam film tersebut. Sehingga tidak heran jika animasi tersebut menjadi animasi peraih penghargaan internasional dan mendapat dukungan juga dari Disney.

Animasi Anak Bangsa Rebut Penghargaan Internsional

Bukankan sangat luar biasa apabila film tanah air karya anak bangsa berhasil bersaing dengan film buatan internasional yang sering kita tonton. Tentu saja sebagai anak bangsa, kita harus bangga dan salut atas kerja keras yang telah ditorehkan merka selaku lelakon yang bekecimpung dalam dunia perfilman tersebut. Oleh karena itu, sebagai penikmat film dan karya lainnya hendaknya menghargai setiap hasil karya yang ada terutama dari anak bangsa.